Pendekatan studi Islam

 Ada beberapa macam studi Islam yang lain yaitu: 

1. Pendekatan sosiologis 

      Pendekatan yang memperhatikan pada dimensi masyarakat yang berkaitan dengan hubungan antara individu dengan individu yang lain, hubungan antara individu masyarakat dengan kelompok masyarakat, hubungan antara satu kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat yang lain. Pendekatan ini diambil dari disiplin ilmu yaitu sosiologi, yang berbicara tentang hubungan masyarakat,. Dan sosiologi menekankan pada masalah interaski sosial. Masih berkaitan dengan pendekatan yang lain.  Pendekatan ini kebuh banyak di pakai dengan dakwah islam. 

2. Pendekatan historis 

    Pendekatan yang menekan fakta-fakta  yang terjadi pada masa lampu masyarakat. Al quran juga bercerita seperti pada zaman kaum samud, nabi Musa, kejadian sebelum nabi Muhammad lahir dan lain lain. 

3. Pendekatan sikologis 

     Pendekatan yang menguatkan analisa kejiwaan. 

Contoh: -apa aspek yang menyebabkan jiwa manusia bahagia? 

- mengapa manusia mengalami penderitaan secara batin?

Dan  pertanyaan yang menyangkut tentang jiwa manusia, dampak,  batin manusia dan apa yang mereka alami. 

Contoh : ketika menjadi dakwah/ langsung terjun ke masyarakat harus hati-hati, kita lihat kejiwaan masyarakat terlebih dahulu. 

4. Pendekatan gender 

      Pendekatan yang berhubungan antara laki-laki dengan perempuan tetapi bukan sexual.  

Sex : bagian tubuh laki-laki dengan perempuan yang bersifat fisik 

Gender : jenis laki-laki dan perempuan yang bukan bersifat fisik tetapi tentang kesamaan dalam suatu hal. 

  Contoh: laki-laki bisa menjadi sekretaris tetapi kebanyakan perempuan. Yang menjadi pandangan sekretaris harus perempuan itu kenyataan yang di ciptakan oleh masyarakat, kebudayaan, tradisi, dan kebiasaan.

Pendekatan ini baru di temukan pada khazanah ilmu pengetahuan tentang gender yaitu kesetaraan laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan hak yang sama. Dan pendekatan ini sangat penting untuk mencapai kesetaraan yang sama.  Supaya tidak ada yang merasa di rugikan.


Komentar